Minggu, 19 Desember 2010

VOLLEY ANTAR KELAS CUP

Wabah volley menggila di Stikes Muhammadiyah Pekajangan. Di mana-mana terlihat mahasiswa mahasiswi STIKES Muhammadiyah Pekajangan berlatih beramai-ramai. Sejak IMM / BEM STIKES Muhammadiyah Pekajangan mengumumkan akan membuat lomba volley antar kelas, masing-masing atlet andalan volley di kelas masing-masing berupaya membuat tim volley untuk kelas kebanggan mereka. Mahasiswa tidak lagi kuliah pulang, kuliah pulang. Tetepi mereka menyisihkan waktu untuk berlatih dan berjuang bersama demi menghadapi lomba volley antar kelas yang akan diselenggarakan dari tanggal 19-21 Maret 2010. mulai dari minggu kedua bulan Maret, hampir setiap sore, lapangan volley di seluruh wilayah pekajangan digunakan untuk latihan. Rupanya antusiasme mahasiswa STIKES dalam tournament volley ini cukup besar.

Acara yang diadakan di lapangan volley Pon-pes Miftakhul Ulum ini menarik untuk disimak. Pertandingan-pertandingan yang berlangsung selalu ramai, baik peserta maupun supporter. Tampaknya kegagalan beberapa kelas dalam lomba Futsal Antar Kelas untuk menjadi juara menjadi salah satu motivasi untuk membuktikan prestasi kelas masing-masing. Apalagi, dengan adanya volley putri, sehingga dari prodi DII Kebidanan pun dapat mengirimkan delegasinya, acara pun semakin semarak.

Acara antar kelas cup ini diikuti 14 tim volley putra dan18 tim volley putri baik dari mahasiswa, karyawan maupun dosen. Setiap pertandingan dilakukan dengan hasil dua kali kemenangan. Kecuali final yang dilakukan dengan tiga kali kemenangan. Selama 3 hari dilaksanakan pertandingan, acara selalu ramai. Bahkan warga sekitar pun datang untuk ikut menyaksikan pertandingan-pertandingan yang berlangsung. Acara dibuka hari jumat, 19 Maret jam 14.30 oleh ibu Emi Nurlaela, Selaku Puket 3 atau bagian kemahasiswaan. Ibu emi sendiri selalu tampak hadir setiap harinya. Ikut menonton dan larut bersama mahasiswanya dalam kebersamaan.

Permainan-permainan cantik ditunjukan oleh masing-masing tim yang berlaga. Terutama pada volley putra, permainan tampak anggun. Tekhnik-tekhnik dan smash menjadi metode andalan didalam pertandingan yang berlangsung. Meski tidak secanggih tekhnik permainan volley putra, volley putri juga tidak kalah ramai. Teriakan dan dukungan dari para suporter terus membanjiri lapangan pertandingan. Semangat para pemain kian terpompa untuk menunjukan permainan-permainan yang atraktif untuk para pendukungya.

Dengan usaha dan perjuangan yang sangat berat, akhirya 8 tim dapat melaju ke babak seperempat final. Empat tim volley putri dan empat tim volley putra. Di samping tekhnik permainan yang jenius, tampaknya suporter mejadi salah satu senjata untuk melaju menjadi pemenang. Terbukti, dengan tim yang masuk babak selanjutnya adalah tim-tim dengan kekompakan suporter yang tidak henti-hentinya mendukung. Setia menemani teman-temannya yang bertanding. Tampaknya kekompakan dan kebersaamaan dapat mendorong atlet-atlet delegasinya untuk mengukir prestasi.

Dari pertandingan volley putri, tim yang berhasil masuk ke babak semifinal adalah tim volley putri dari karyawan, tim volley putri DIII Kebidanan 2A, DIII Kebidanan 1A dan DIII Keperawatan 1B. Tim volley putri dari karyawan akhirnya berhasil masuk final setelah bertanding mengalahkan tim volley putri DIII Kebidanan 2A. Defi dan kawan-kawannya dari tim volley DIII kebidanan 2B, tampak kewalahan menghadapi gempuran-gempuran dari bu shila dan timnya. Tim volley putri dari karyawan menang dengan mudah. Skor 25-16 pada set pertama dan 25-17 pada set kedua. Sedangkan lawannya di final yaitu tim volley putri dari DIII Kebidanan 1A, bertanding cukup sengit dalam semifinal melawan tim volley putri dari DIII Keperawatan 1B. Pertandingan yang terpotong sholat dluhur ini dimenangkan oleh DIII Kebidanan 1A. Tim volley dari DIII Keperawatan 1B sebenarnya bertanding cukup baik. Tetapi sayangnya permainan cantik dari Ida dan kawan-kawanya belum dapat mengungguli kekompakan tim lawan.

Pada perebutan juara 3 antara DIII Keperawatan 1B dan DIII Kebidanan 2A yang berlangsung sekitar jam 13.00, akirnya dimenangkan oleh tim volley putri dari DIII Keperawatan 1B. Setelah perjuangan yang panjang dengan melewati 3 set pertandingan tampaknya tim volley putri dari DIII Kebidanan 2A harus bertekuk lutut dengan kejayaan tim volley putri dari DIII Keperawatan 1B.

Pada acara puncak final volley putri antar kelas Cup antara tim volley putri dari karyawan melawan tim volley putri DIII Kebidanan 1A akhirnya dimenangkan oleh Tim volley putri dari Karyawan. Meski tim volley putri dari DIII Kebidanan 1A sudah berjuang maksimal, tetapi tampaknya tim yang digawangi oleh bu Shila ini masih tak tergoyahkan kekuatanya. Pada set pertama skor 25-22 untuk kemenangan karyawan. Pada set kedua, permainan tim volley putri DIII Kebidanan 1A menurun sehingga karyawan dapat menang mudah dengan skor 25-15. Set ketiga final Volley putri antar kelas Cup ini semakin seru. Permainan cantik diperankan kedua tim. Tampaknya Ni Made dan Atik dari DIII Kebidanan 1A belum menyerah untuk berjuanng memenangkan pertandingan meski sudah kalah di 2 set sebelumnya. Skor bahkan mencapai 24 sama, kemudian 25 sama. Sampai akhirnya skor berakhir 27-25 untuk kemenangan Tim Volley putri dari karyawan.
Pada lapangan 3 yang terletak di sebelah timur, menjadi ajang pertandingan tim volley putra. Dari volley putra, 4 tim terkuat yang berhasil menembus ketatnya persaingan di lini bawah dan masuk ke babak final yaitu tim dari DIII Keperawatan 2B, Karyawan, DIII Keperawatan 1A dan S1 Keperawatan 3B. Karyawan berhasil masuk babak ini setelah bertanding dengan tim volley putra tingkat IV. Kemudian untuk memperebutkan tiket grand final, karyawan berhadapan dengan DIII Keperawatan 1A, sedangakan DIII Keperawatan 2B berhadapan S1 Keprawatan 1B. Permainan yang ditunjukan Taufik dan kawan-kawan dari DIII Keperawatan ini sangat atraktif. Smash keras dari kasan dan gerakan gesit dari Sony agus menjadi kunci keberhasilan mereka untuk melaju ke babak semifinal setelah mengalahkan tim volley putra dari S1 Keperawatan 2B. Namun saat menghadapi Sulistyo dan kawan-kawannya dalam pertandingan semifinal, tampaknya tim volley dari DIII Keperawatan ini harus mengakui kehebatan dari tim lawan. Permainan yang ditunjukan sebenarnya seimbang. Bahkan tim volley dari DIII Keperawatan sudah mencapai match point terlebih dahulu pada set pertama. Namun dewi fortuna belum mengijinkan sehingga skor pun dapat tersusul lawan dan lawan dapat menyelesaikan set pertama terlebih dahulu dengan skor 27-24 untuk kemenangan S1 Keperawatan 3B. sedangkan pada set kedua, pemain dari DIII Keperawatan 2B tampaknya mulai kehabisan tenaga, sehingga dapat dikalahkan dengan mudah dengan skor 25-16.

Pada perebutan juara 3 putra antara tim volley putra DIII Keperawatan 2B dan DIII Keperwatan 1A, dimenangkan oleh tim volley dari 2B. setelah dikalahkan oleh karyawan, tim volley putra 1A harus rela menelan kekalahan lagi dari kakak kelas mereka. Pertandingan antara 2B dan 1A yang sama-sama dari prodi DIII Keperawatan ini berlangsung seimbang. Sehingga pertandingan berlangsung sampai 3 set permainan. 27-25 untuk kemenangan 1A pada set pertama nampaknya membuat pemain dari 2B semakin semangat, sehingga mereka dapat mengungguli permainan adik kelasnya pada 2 set berikutnya dan menjadi juara 3. Skor 26-24 pada set pertama dan 15-9 pada set berikutnya.

Pada puncak final volley putra antar kelas cup permainan jauh lebih meriah lagi. Gegap gempita penonton terus membahana, mewarnai permainan-permainan yang diwarnai raly-raly panjang dan smash-smash tajam ini. Pertandingan berlangsung sampai 5 set dan berakhir pada kemenagan S1 Keperawatan 3B. Pada set pertama skor 25-22 untuk kemenangan S1 Keperawatan 3B. Skor set ketiga dan keempat karyawan membalas dan dapat mengungguli dengan skor sama untuk kedua set yaitu 25-23 untuk keunggulan karyawan. Pada set keempat, pemain dari S1 Keperawatan 3B kembali mengalahkan Karyawan dengan skor 25-23. Akhrnya pada set ketiga S1 Keperawatan 3B menunjukan taringnya dan mengakhiri pertandingan dengan skor 15-8 untuk kemenangan S1 Keperawatan 3B.

Pertandingan volley antar kelas pun selesai. Di depan perpustakaan sekolah Pon-Pes Miftakhul Ulum menjadi tempat penyerahan tropi kepada para juara. Penyerahan yang diwakili oleh Ibu Emi Nurlaela ini menjadi simbol penutupan acara volley antar kelas cup yang merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan milad V STIKES Muhammadiyah Pekajangan.

0 komentar:

Poskan Komentar

Pages

Template by:

Free Blog Templates