Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Januari 2011

Cinta katanya.......



sebuah kata terindah.....

cinta katanya.....

sebuah kisah terindah....

cinta katannya....

sebuah rasa terindah....

cinta katanya....

sebuah musim tercerah.....

cinta katanya.....

dan....

sebuah tragedi TERTRAGIS terindah....

cinta katanya....

katanya.....

katanya.....


Minggu, 19 Desember 2010

Terkadang

Terkadang kuw ingin tanya hatikuw.. Apa yg t'jadi...
Entah kenapa gundah meLanda..

Terkadang ingin kuw lari, mengejar fatamorgana yg tag kunjung kuw gapai..
Hingga Lelah kuw beRlari...

Terkadang hati ini begitu resah geLisah..
Memikirkan apa yg kuw pikirkan..

Lalu kuw pun teRlelap dalam malam...
Menunggu mataharikuw..

Bunda

Di dalam kesendirian ini...

Dalam kehampaan ini...

Dalam kealpaan ini...

Batin ini kian tertusuk...

Hati ini kian sakit...

Meradang...

Menjerit...

Menangis...

Mengingatmu...

Merindumu...

bundaku...

Kuingat diriku ddekapmu...

Kuingat diriku menangis dpelukmu...

Kuingat kau selalu dhatiku...

Bunda...

Sungguh kurindu padamu...

Angin

Angin...
Sampaikan pada bunda, aku merindukanya.....

Angin....
Sampaikan pada bunda, aku ingin sejenak besandar di bahunya...

Angin....
Sampaikan pada bunda, aku ingin sekejab terlelap d pangkuanNa...

Angin....
Berilah q kekuatanmu...

Angin....
Q ingin mejelajah bersamamu, menembus hitam malam yang kian pekat...

Angin...
Sampaikan salam cintaku untuk bunda q...

( just 4 u my momy... I mizZ u so much tonight...)

Ingin Kembali

Ada rasa enggan menggelayuti
Rasa lelah menggapai hati
Aku merasa tlah begitu jauh
Jauh jauh jauh
Aku merasa bagai melayang
Menjauh dan tak menapak bumi lagi
Ketakutan semakin mencekam
Takut tak bisa kembali
Ingin ku berteriak
Tak adakah yang bisa membantuku?
Aku semakin terlena dalam ketakutan
Ketika tekanan semakin berat
Ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhh
Aku terjaga dari tidurku
Aku sadar sepenuhnya di penghujung malam
Dalam kesunyian ini, aku menyadari
Aku tlah jauh dan berpaling.
Aku ingin kembali
Bisakah?
Kulangkahkan kakiku mengambil wudlu
Ku tunaikan ibadah yang lama ku lupakan
Ada ketengan yang luar biasa kurasakan.
Hatiku terasa sangat lapang
Bahagia
Kuteteskan air mata kebagiaan ini
Masihkah aku diterima-Nya?

Tuhan (Part Two)

Air itu mulai meresap melalui pori-pori kulitku
Sejuk terasa membasahi jiwa ini
Kaki ini mulai melangkah
Menuju peraduan pencari surga
Doa bergulir dari mulutku beriringan takbir
Tak terasa butir-butir air mengalir dari mataku
Kedamaian muncul
Membuatku larut akan heningnya malam
Seiring doa, aku menyadari
Aku pun tak pernah lagi merasakan hal ini
Jiwaku yang telah kering, kini basah kembali
Kesejukan itu
Air mata kian deras mengalir
Membawa setumpuk dosa masa laluku
Rasanya aku mulai menyadari
Betapa jarak itu telah membelenggu
Menahan sujudku pada Mu
Ya Allah ya Tuhanku
Ingin ku selalu merasakan kedamaina ini
Berilah aku kekuatan untuk melakukanya Tuhan…..

Tuhan (Part One)

Tuhan
Dalam lorong kesepian ini, aku tersesat dalam gelapMu
Tuhan
Kalau aku boleh meminta,
Ingin ku pinta cahayamu
Tuhan
Kalau aku boleh memohon,
Aku mohon petunjukMu
Tuhan
Banyak Khilaf yang telah terukir dalam hidupku
Rasa gelap ini kini selalu membayangi
Tuhan
Dalam setiap langkahku
Aku tau sinar itu ada
Dalam jejak hariku
Aku tau engkau menjaga disisiku
Tuhan
Namun Egoku terlalu angkuh
Terpukau kemilau dunia yang fana
Enggan bersahabat dengan nuraniku
Tuhan
Terkadang dalam gelapku,
Aku tau kau hadir dalam malamku

Meresap melalui malam yang dingin
Mengusik nurai terbuai mimpi
Mimpi untukmu tuhan
Sembah sujudku padaMu
Tuhan
Apakah selama ini aku terlalu jauh dariMu?

Pages

Template by:

Free Blog Templates